Aku percaya kamu (Part 1)

Haiiiiii semuaa penikmat pikiran kala senjaaaa…
Setelah sekian lama ga nulis, hari ini memutuskan untuk menceritakan sesuatu yang berhubungan dengan salah seorang anak gue.
Well, sebut saja namanya Mana. Mana adalah seorang anak yang penurut dan polos.
Saking polosnya, Mana bisa percaya kalo lo bilang dirumah lo punya piaraan kangguru atau jerapah.

Singkat cerita, pagi-pagi begitu masuk ke kelas, Mana nyapa gue seperti biasa, setelah meletakkan semua barang-barang sekolah, dia ngedeketin gue dan mulai cerita.

Mana: Miss.. kamu tau? Karena uang Budhe (mbak yang biasa anter-jemput) udah cukup banyak, dia hari ini berangkat ke Singapore.

Gue: Oh ya? Sama siapa? Ada apa Budhe ke sana?
(beberapa hari lalu, Mana cerita kalau neneknya sakit, jadi gue kira Budhe ke Singapore untuk jagain neneknya yang sakit)

Mana: Sendiri, dia liburan ke sana miss.. nanti dia berangkat naik pesawat jam 2 siang.

Gue : Oh gitu.. iya iya..

Singkat cerita gue menyudahi percakapan kami dan melanjutkan kegiatan masing-masing. Lalu kemudian skitar jam 13.30, Mana ngedeketin gue lagi sambil bawa lembar kerja yang lagi dia kerjain…

Mana: Miss.. Sekarang Budhe pasti udah di pesawat. Nanti dia akan nginap di hotel bintang 5 katanya miss..

Gue : *wah ni anak masih mikirin Budhenya* pikir gue dalam hati.
Ohhh..iya ya sebentar lagi Budhe berangkat tuh. Ayo kamu kerjain lagi lembar kerjanya.

Mana: Oke…

Gue: Jadi kalo ga ada Budhe, nanti yang jemput kamu siapa?

Mana: Aku gatau, mungkin mama atau papa.

Gue : Ohhh… oke..

Pembicaraan selesai lagi, dia balik ke meja nya, gue balik kerja.

Tepat jam 15.00 jam pulang sekolah, gue tanya lagi ke Mana siapa yang akan jemput dia karena gue ga dapet info apa-apa tentang siapa yang akan jemput dia. Satu-satu anak gue mulai dijemput sama orang tuanya, sampe akhirnya sisa Mana di kelas gue yang udah keliatan gelisah karena belum dijemput juga.

Sampe kira-kira jam 15.30 ada yang ngetok pintu kelas gue, pas gue buka itu Budhe yang biasa jemput Mana! Otomatis dong gue nanya “loh Budhe, kata Mana ke Singapore?”. 
Cukup lama Budhe memandangi gue, lalu kemudian dia ketawa bukan cuma senyum tapi dia KETAWA NGAKAK! Gue bingung.. Kok dia malah ketawa, padahal kan gue nanya serius.

Setelah selesai ngakak, Budhe akhirnya jelasin ke gue jalan ceritanya.
Jadi ternyata, tadi pagi sebelum Mana berangkat ke Sekolah, doi ngeliat Budhe bawa kantong pelastik item yang sangat besar (trash bag), dia nanya Budhe mau kemana yang dijawab mau ke Singapore nanti jam 2 siang. Becandaannya Budhe ini dianggap sebagai hal yang serius sama Mana, dia bener-bener mikir kalau Budhe ke Singapore seperti yang dia dengar.

Simpel. Lucu kan? Emang!
Gue juga mikir itu hal yang lucu kok. Tapi coba bayangin betapa berbahayanya kalau misalnya Mana denger informasi yang membahayakan dan dia percaya informasi itu bulat-bulat? Misalnya Mana mendapatkan pelecehan seksual tapi pelaku menjelaskan dengan baik dan lembut kalau itu adalah bentuk rasa sayang dan Mana percaya, jadi dia terima aja dan ga bilang siapa-siapa.
COBA BAYANGKAAAAAAANN ! BAYANGKAAANNNNN !
Betapa besarnya rasa percaya anak ini sama orang dewasa yang dikenalnya. Percaya tanpa ada pikiran apapun. Percaya karena percaya.

Gue belajar banyak hal dari rasa percayanya anak ini. Gue jadi sadar bahwa sebagai pendidik gue harus menyampaikan semua hal yang BENAR dan BAIK tanpa harus tau apakah anak-anak gue ini  “mencerna” atau “menelannya” bulat-bulat, yang penting informasi yang gue berikan adalah benar dan baik.
Kedengarannya gampang ya? Tapi ternyata ga segampang itu! dan gue masih belajar sampe sekarang gimana caranya untuk bisa konsisten mengatakan hal-hal yang BENAR DAN BAIK. 

Mana, makasih ya.. Makasih udah mengingatkan kalau sebagai seorang pendidik aku harus terus-terusan berkata hal yang benar dan baik :”””””).

 

2 thoughts on “Aku percaya kamu (Part 1)”

  1. That’s why our job as a teacher is not that easy, we have to be careful with our words when we deal with students. Kids still dont know how to differenciate whether its a joke or not. We have to choose the words correctly. Good luck!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s