Benci untuk mencinta

Aku harus apa? Kamu adalah sosok yang kucintai dan kubenci dalam waktu yang bersamaan.

Kuingat dan ingin kulupakan pada detik yang bersamaan.

Ku tahan namun harus kulepaskan pada keadaan yang semestinya.

Kamu, bagai api yang membakarku, namun sejuk yang juga dapat damaikanku.

Aku harus bagaimana?

Aku menyerah sekarang, aku mengubur hatiku dalam-dalam, dan membangkitkan logikaku yang telah lama kupaksa untuk mati.

Terimakasih sudah membuatku menggilaimu dengan sangat, dengan amat, dengan sebegitunya.

“yang ku tau pasti, ku benci untuk mencintaimu – Naif”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s