Bertemu, perpisahan.

Entah mengapa, berpisah selalu menjadi lebih sulit jika dibandingkan dengan bertemu. Padahal keduanya memiliki kesamaan: sama-sama merubah keadaan hidupmu.

Keduanya membuatmu belajar kembali untuk mengenal.
Pertemuan membuatmu belajar mengenal orang baru,
Perpisahan membuatmu belajar kembali mengenal dirimu yang baru.

Pertemuan membuatmu belajar menerima orang baru,
perpisahan membuatmu kembali menerima dirimu yang baru.
Keduanya membuatmu belajar kembali untuk menerima.

Lalu apa yang membuat perpisahan terasa lebih berat?
Mungkin “terbiasa” adalah jawabannya.

Jika pertemuan membuatmu terbiasa berbagi,
maka perpisahan membuatmu harus terbiasa untuk kembali sendiri.

3 thoughts on “Bertemu, perpisahan.”

  1. Kenapa harus takut berpisah kalau Tuhan telah menyiapkan pertrmuan untuk madsa depanmu nanti. Atau masihkah kamu khwatir akan Rencana Tuhan?
    Kita manusia hanya bisa menjalani dan berusaha, sampai sini kah perjalananmu berakir, karena hanya sebuah perpisahan. Pikiran lah yang membuat kita terpenjara, dalam menjalani hidup.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s