jika aku adalah Tuhan .

jika aku adalah Tuhan, aku akan membuat manusia seperti saya ini menjadi semakin tidak berguna dari hari ke hari. kehilangan fungsi dirinya dari hari kehari, melemah, hilang, hingga mati. 

ya, aku akan benar-benar melakukannya dengan tidak segan. aku akan melakukan hal itu untuk setiap manusia seperti saya, jika aku adalah Tuhan.

bagaimana tidak? selalu terjatuh di kesalahan yang sama, melakukannya secara berulang, bahkan lebih bodoh dari seekor keledai yang hanya memakan jerami bekas!

jika aku adalah Ia, maka orang seperti saya tidak akan mampu menatap matahari pagi, mendengar suara, dan menggunakan tubuh ini. 

jika aku adalah Ia, maka saya akan hidup dengan keadaan yang sangat menyeramkan, lebih dari apa yang dapat aku bayangkan.

jika aku adalah Ia, maka orang seperti saya akan merasakan bagaimana mengerikannya tertidur dengan bayangan, dan bangun dengan ketakutan, sampai saya benar menyerah, dan memilih untuk menjadi tiada.

namun Ia bukan aku. Ia membiarkanku merasakan mentari pagi yang hangat, memberiku kekuatan dari hari ke hari, bahkan Ia tetap mendekapku meski aku selalu berhianat. 

namun Ia bukan aku. Ia memberiku mimpi indah di setiap malam dalam istirahatku, memberiku ketenangan dalam hariku, bahkan ia masih mendengar panggilanku, dan datang untuk mendengarkanku. tanganNya masih terbuka untukku, dan memberiku kelegaan lebih dari apapun.

namun Ia bukan aku. dan aku tak bisa menjelaskan apa yang telah Ia berikan padaku. jangankan semua, satu kebaikan saja tak bisa ku jabarkan tentang kebaikanNya. 

Tuhanku masih mengasihiku dengan keadaan apapun, dalam situasi apapun, kasihNya tak pernah padam untukku. 

Ia tak pernah meninggalkanku, sekalipun aku berlari menjauh, Ia dengan setia dan adil tetap di tempat yang sama, didalam hatiku dan menungguku kembali menyapa dan memegang tanganNya untuk kembali melangkah.

Tuhan Yesus yang ku kagumi dengan segala kekuranganku, kata ku tak bisa menjabarkan semua, keseluruhan nafas dan kehidupan yang ada padaku. namun Engkau tetap mengenal rohku, Engkau mengenalku dengan sangat sempurna.  Tuhan Yesus yang amat sempurna, terimakasih untuk terus mengampuniku :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s