menulis.

malam ini menulis, malam kemarin pun menulis. sempai kapan saya menulis rasanya akan jadi pertanyaan besar. tapi, setiap selesai menulis rasanya sangat menyenangka. saya lega. rasanya merdu sekali suara jemari saya yang bertabrakan dengan tuts netbook yang setia ini. tulisan saya berisi semua tentang ketakjelasan. saya hanya menulis apa yang ingin saya tulis. tanpa aturan,… Continue reading menulis.

seorang penabur, setengah sebelas malam.

malam kemarin, aku melihatmu menebar butiran halus indah itu di taman seorang wanita yang benar merindukan butiran halus itu. aku melihat setiap gerakan lembutmu, melihat setiap detail gerak menguraimu kepada taman itu. sesuatu terasa begitu mengusik, dan saat kusadari, itu adalah perasaanku sendiri. aku baru menyadari adanya perbedaan caramu menebar butiran halus itu kini. kini… Continue reading seorang penabur, setengah sebelas malam.

Tuhan punya cara untuk menguatkan dan mengingatkan :)

Malam ini saya kembali diingatkan tentang pentingnya ketulusan dari sesorang yang Tuhan kasih kesempatan untuk mengingatkan saya. Pembicaraan mengalir yang ga lebih tentang kekecewaan dan unek-unek saya tentang kehidupan yang ada . dan akhrnya pembicaraan tadi berakhir dengan sebuah kata yaitu ‘ketulusan’, saya diingatkan secara manis dan lembut mengenai ketulusan tersebut. Ya, saya memang sedang… Continue reading Tuhan punya cara untuk menguatkan dan mengingatkan 🙂

Mengampuni

Saat aku bercerita tentang kesakitan yang kurasakan, Aku hanya akan terus merasa sakit mengingat setiap detailnya. Maka aku berusaha untuk melupakannya. Namun apa yang kudapat? aku semakin mengingatnya dengan kuat saat aku berusaha melupakannya semampuku . Maka kuubah semuanya dengan cara membiarkannya saja, Aku terus melangkah merasakan tiap detail yang semakin menyiksa dan aku hanya… Continue reading Mengampuni